KAI Daop 7 operasikan KA Brantas tambahan menjelang libur Idul Adha

KAI Daop 7 operasikan KA Brantas tambahan menjelang libur Idul Adha

Petugas Daop 7 Madiun, berjaga di kereta api. Foto Antara Jatim/ ilustrasi

Blitar (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, berencana mengoperasikan KA Brantas tambahan relasi Blitar-Pasar Senen mengantisipasi kenaikan volume penumpang menjelang libur Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah.

Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan saat akhir pekan terjadi kenaikan jumlah penumpang ketimbang hari biasa.

Saat Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019 M bersamaan dengan akhir pekan, sehingga diputuskan menjalankan KA Brantas tambahan tersebut.

Baca juga: Lima KA terlambat tiba di Surabaya akibat pemadaman listrik

"Kebetulan akhir pekan kali ini tepat di hari Minggu (11/8) bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha yang memungkinkan para pengguna jasa KA melakukan perjalanan liburan ke kampung halaman masing-masing," kata Ixfan saat dikonfirmasi, Jumat.

Ia mengatakan pada 9-10 Agustus 2019 keberangkatan dari Pasar Senen ke arah Daop 7 Madiun tiket telah habis terjual untuk KA Brantas reguler, KA Singasari, dan KA Majapahit, kemudian untuk keberangkatan dari Blitar tujuan Pasar Senen pada tanggal 9-11 Agustus 2019 pada KA Brantas reguler dan Singasari juga habis terjual.

Sedangkan untuk KA Majapahit relasi Malang-Pasar Senen pada 10 Agustus 2019, lanjutnya, tersisa 175 tempat duduk. Khusus pada 11 Agustus 2019 terpantau pada Jumat (9/8) jam 16.00 WIB, yang tersedia hanya KA Brantas tambahan sekitar 363 tempat duduk.

Baca juga: Daop Surabaya siapkan 3 kereta tambahan antisipasi libur Idul Adha

"Jadi guna meningkatkan pelayanan dan memberikan solusi calon pengguna jasa KA untuk mendapatkan tiket ketika KA Brantas reguler habis, dengan dijalankan KA Brantas tambahan ini dapat memberikan solusi bagi mereka yang belum memperoleh tiket," katanya.

Ixfan menambahkan untuk perjalanan KA Brantas tambahan ini difokuskan pada arus balik pada Minggu (11/8). Adapun stamformasi yang digunakan adalah 7 K2 (kelas bisnis) dan 1 MP2 (kereta pembangkit) dengan kapasitas 448 tempat duduk dengan harga tiket Rp365.000 per tiket.

Terkait dengan pembelian tiketnya, pihaknya menyebut telah dibuka pada hari Jumat (9/8), dengan jam keberangkatan dari Stasiun Blitar jam 13.55 WIB, kemudian Stasiun Tulungagung datang jam 14.26 WIB dan berangkat jam 14.29 WIB.

Baca juga: Daop Surabaya akan berlakukan tarif diskon kereta api

Selanjutnya, Stasiun Kediri datang jam 14.56 WIB dan berangkat jam 14.59 WIB. Lalu, Stasiun Kertosono datang jam 15.35 WIB, berangkat jam 15.38 dan Stasiun Nganjuk datang jam 16.00 WIB, berangkat jam 16.02 WIB. Lalu datang di Stasiun Madiun jam 16.43 WIB dan berangkat jam 16.50 WIB.

"Untuk kemudahan pembelian tiket seperti biasa dapat melalui aplikasi maupun pihak lainya yang bekerja sama dengan PT KAI (Persero)," kata Ixfan. 

Baca juga: Daop Madiun apresiasi komunitas pecinta KA terlibat posko Lebaran

 
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019