Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menuntaskan penyaluran bantuan pangan di provinsi tersebut pada periode Juli hingga September 2026.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan penyaluran beras tersebut mencapai 52.177 ton untuk sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berada di seluruh provinsi itu.

"Penyaluran beras 30 kilogram untuk KPM tersebut sudah selesai yang di salurkan di seluruh daerah Sumut, " ujar Budi di Medan, Jumat.

Ia mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut juga mendukung upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga.

Lebih lanjut, ia mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan amanat pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dan diberikan secara langsung kepada penerima manfaat secara gratis.

"Ke depan kami menunggu dari pusat untuk penyaluran beras bantuan pangan periode Oktober hingga Desember 2026," kata dia.

Untuk itu, ia mengatakan Bulog melakukan persiapan dalam stok beras di Sumut untuk program tersebut, seperti masuk beras di berbagi daerah guna perkuat pangan di wilayah tersebut.

Karena itu, pihaknya segera mendapat tambahan pasokan beras sebanyak 50.000 ton dari sejumlah provinsi guna memperkuat stok pangan hingga akhir 2026.

"Awal Oktober ini, kami mendapatkan pasokan beras lagi sebanyak 50.000 ton yang datang secara bertahap," ujar Budi.

Ia mengatakan pasokan beras tersebut berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta, dan Sumatera Selatan untuk memperkuat stok guna mendukung program bantuan pangan alokasi Oktober-Desember serta penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026