Medan (ANTARA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

"Ini tantangan buat adik-adik (mahasiswa UMSU), karena kita memasuki dunia AI. Untuk itu, harus siap menghadapi semua itu," ujar Kapolri saat memberikan kuliah umum dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMSU di Medan, Senin.

Kapolri mengatakan, perkembangan kemampuan AI berlangsung sangat cepat, sehingga masyarakat perlu segera menyesuaikan diri dalam penggunaan teknologi digital tersebut.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapan dalam menghadapi perkembangan teknologi, terutama bagi generasi muda dan mahasiswa yang akan menjadi bagian dari masyarakat digital.

Menurut dia, mahasiswa perlu memiliki pemahaman terhadap perkembangan teknologi sekaligus menyadari berbagai risiko yang dapat muncul seiring dengan pemanfaatan AI dan teknologi digital.

Perkembangan teknologi tersebut juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk kejahatan, termasuk perdagangan narkoba yang kini menggunakan media sosial untuk menyamarkan aktivitas transaksi.

"Jadi, (itu) diiklankan di media sosial dengan tersamar, dengan pembayarannya dengan kripto, kemudian mengajak ke ruang privasi tertentu," ucapnya.

Ia mengatakan, perkembangan kemampuan AI perlu diantisipasi karena teknologi tersebut tidak lagi sebatas membantu pekerjaan manusia, tetapi juga mampu berinteraksi, saling melengkapi, bahkan menjalankan sejumlah pekerjaan secara mandiri.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026