Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kemitraan strategis, khususnya membuka peluang investasi dan perdagangan baru.
"Kami berharap dengan kunjungan ini memperkuat kemitraan strategis, membuka peluang investasi, dan perdagangan baru," ungkap Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya usai menerima Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera Lisa Podolny di Kantor Gubernur Sumut, Senin.
Wagub mengatakan, kunjungan ini diarahkan untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat Sumut.
Ia menyampaikan, Sumatera Utara memiliki posisi strategis sebagai gerbang ekonomi kawasan barat Indonesia dengan akses langsung ke Selat Malaka dan Samudra Hindia.
Posisi ini menjadikan Sumatera Utara memiliki potensi besar dalam pengembangan kerja sama perdagangan, investasi, serta penguatan keamanan maritim.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut mencatat, kinerja ekspor Sumut sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 12.396,41 juta dolar AS atau naik 14,78 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Peningkatan ekspor terbesar selama Januari hingga Desember 2025 terjadi pada golongan lemak dan minyak hewan nabati sebesar 1.141,99 juta dolar AS atau naik 27,92 persen dan komoditas lainnya.
Tiongkok masih tujuan ekspor terbesar Sumatera Utara dengan nilai 2.154,32 juta dolar AS, disusul Amerika Serikat sebesar 1.505,15 juta dolar AS, India sebesar 853,28 juta dolar AS, dan negara tujuan lainnya.
"Kunjungan ini juga mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Amerika Serikat,” ucap Surya.
Wagub juga mengenalkan peluang investasi, di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun, dan Kawasan Industri Medan (KIM) di Kota Medan serta Kabupaten Deli Serdang.
Meurutnya, KEK Sei Mangkei memiliki fasilitas yang mendukung pengembangan industri dan investasi. Terhubung Pelabuhan Kuala Tanjung serta jalan tol menghubungkan kawasan industri, dan sejumlah pelabuhan lainnya.
"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadi mitra terbuka, dan siap memperkuat kerja sama internasional bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Surya.
Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera Lisa Podolny menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Pemprov Sumut.
Sejak memulai tugasnya pada Juli 2025, dirinya berkesempatan mempelajari berbagai prioritas pembangunan di Sumut, dan menjajaki kerja sama di sejumlah bidang baru.
AS memiliki kemitraan dengan Sumut di berbagai sektor dan salah satunya pendidikan, seperti EducationUSA di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan English Language Fellow di Universitas Negeri Medan (Unimed).
"Bukan hanya itu, kerja sama juga sudah terjalin dengan USU (Universitas Sumatera Utara) yang memberikan beasiswa mikro ACCESS. Program ini memberikan kesempatan bagi para siswa sekolah menengah meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka,” jelas Lisa.
Pihaknya juga menyampaikan, kerja sama di bidang kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana telah dilakukan melalui pacific partnership.
"Baru-baru ini, ada kerja sama pacific partnership. Ini misi bantuan kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana multinasional tahunan terbesar Angkatan Laut Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasific yang singgah ke Sibolga dan Tapanuli Tengah," jelas Lisa.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.