Simalungun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) guna memperkuat rantai pasokan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komitmen kerja sama terungkap pada pertemuan dan silaturahmi jajaran APPSI Kabupaten Simalungun dengan Wakil Bupati Simalungun sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun, Benny Gusman Sinaga, Kamis (3/9).
Wakil Bupati Simalungun menegaskan, kesiapan dan pendataan rantai pasok bahan baku menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik.
Menurutnya, keterlibatan pasar-pasar tradisional dan pedagang lokal sangat penting dalam memenuhi kebutuhan bahan baku dapur MBG.
Untuk itu, perlu dilakukan pendataan yang jelas mengenai komoditas, jumlah kebutuhan, serta kemampuan masing-masing pasar dalam menyediakan bahan pangan.
Ketua APPSI Kabupaten Simalungun, Sepri Ijon Saragih menyampaikan, pihaknya berupaya membentuk 17 komisariat di tingkat pasar tradisional.
Pembentukan komisariat di tingkat pasar tradisional diharapkan dapat menjadi jaringan komunikasi APPSI dalam mendukung pelaksanaan program MBG.
APPSI, lanjut Sepri, siap berkolaborasi dengan Satgas MBG untuk memetakan potensi pasar dan komoditas yang dapat menjadi bagian dari kebutuhan bahan baku dapur MBG.
Selain itu, APPSI juga menyampaikan adanya rencana untuk membuka gudang-gudang di pasar yang dapat mendukung penyimpanan dan distribusi bahan pangan.
Pewarta: WaristoEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.