Tapanuli Utara (ANTARA) - Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengajak masyarakat aktif memperbarui dan mengusulkan data melalui sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital agar penyaluran bantuan pemerintah lebih tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Jonius menanggapi aspirasi sebagian masyarakat yang menilai penyaluran bantuan sosial belum sepenuhnya adil dan merata.

"Data desil bukanlah data statis, melainkan dimutakhirkan setiap tiga bulan. Bagi warga yang merasa layak namun belum terdata sebagai penerima, silakan mengajukan usulan melalui sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital agar kelayakan dapat dinilai secara objektif dan bantuan semakin tepat sasaran," kata Jonius, Sabtu (29/8).

Ia menjelaskan, pembaruan data secara berkala diperlukan agar kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam basis data penerima bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Jonius juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. 

Ia menegaskan masyarakat perlu menggunakan bantuan pemerintah secara produktif dan bertanggung jawab.

Selain membahas penyaluran bantuan pangan, Bupati mendorong petani di daerah itu meningkatkan produksi dengan menanam padi dua kali dalam setahun sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan memberikan bantuan berupa bibit padi dan pupuk kepada kelompok tani.



Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026