Medan (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyalurkan 25 ton bantuan pangan kepada warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, bantuan berupa pangan itu di antaranya beras, gula, mi instan, minyak goreng.

"Bantuan itu merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah merupakan bagian dari semangat kemanusiaan yang harus terus dijaga," ujar Ferry di Medan, Selasa.

Ia mengatakan untuk itu, pihaknya bersama Bhayangkari dan seluruh pihak yang berkontribusi berupaya memberikan bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.

"Bantuan yang kami salur hari ini merupakan bantuan pertama melalui kargo bandara. Nantinya, berdasarkan kebutuhan di lapangan masih diperlukan bantuan tambahan, tentu kami siapkan bantuan kedua maupun bantuan lanjutan," katanya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa tanggap darurat, tapi menjadi bagian dari dukungan moril agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.

“Semoga bantuan itu dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit, serta membantu masyarakat terdampak untuk bangkit dan kembali menata kehidupan dengan lebih baik,” katanya.

Pelepasan bantuan tersebut dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen. Pol Whisnu Hermawan Februanto bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut serta jajaran Bhayangkari Sumut.

Selain itu, Polda Sumut menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana alam gempa bumi yang terjadi di NTT.


 

 

 



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026