Medan (ANTARA) - Sebagai wujud komitmen dalam menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara dengan berbagai Perguruan Tinggi di wilayah Sumatera Utara, jajaran Divisi Pelayanan Hukum mengikuti kegiatan Diskusi Publik secara daring dari Ruang Rapat Pelayanan Hukum, Senin (03/8)..
Kegiatan Diskusi Publik yang mengusung tema "Kajian Penguatan Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) pada Perguruan Tinggi melalui Sentra KI" ini diselenggarakan oleh Tim Analisis Pusat Strategi Kebijakan Pelayanan Hukum, Badan Strategi Kebijakan Hukum Kementerian Hukum.
Secara resmi, kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pelayanan Hukum, Hadiyanto. Dalam pembukaannya, ditegaskan pentingnya kedudukan Sentra KI sebagai unit penunjang strategis di lingkungan kampus guna memfasilitasi perlindungan, pengelolaan, serta komersialisasi hasil riset dan inovasi civitas akademika.
Kegiatan ini turut menghadirkan jajaran akademisi berpengaruh dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Sumatera Utara, di antaranya Direktur Penulisan, Publikasi, dan Penerbitan Ilmiah Universitas Sumatera Utara (USU), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Medan (Unimed), serta Ketua LPPM Universitas HKBP Nommensen.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sumut, Kortini JM Sihotang beserta jajaran Bidang KI menegaskan bahwa partisipasi aktif dalam diskusi ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat sinergi yang telah tertuang dalam PKS.
Kerja sama antara Kanwil Kemenkum Sumut dan Perguruan Tinggi tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan berfokus pada penguatan operasional dan pemberdayaan Sentra KI secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Sentra KI di tiap-tiap perguruan tinggi dapat berfungsi optimal dalam mendorong kesadaran hukum serta mempercepat proses pencatatan dan pendaftaran Hak Cipta, Paten, Merek, maupun potensi Kekayaan Intelektual lainnya dari riset perguruan tinggi di Sumatera Utara.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.