Madina (ANTARA) - Pembangunan ruas jalan Bukitmas–Kubangan Tompek di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, sepanjang 3,5 kilometer melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) telah rampung.

Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, Selasa, mengatakan jalan tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan saat ini masih dalam masa pengawasan sebelum diserahkan kepada pemerintah daerah.

“Hari ini kita saksikan jalannya sudah selesai dibangun. Tim Kementerian PU akan melakukan pengawasan selama enam bulan ke depan, setelah itu baru diserahkan kepada Pemkab,” ujar Saipullah usai meninjau lokasi.

Ia menjelaskan, usulan awal pembangunan ruas jalan tersebut mencapai 7,5 kilometer. Namun, realisasi yang disetujui pemerintah pusat baru sepanjang 3,5 kilometer menyesuaikan kemampuan anggaran.

Meski demikian, Pemkab Madina berharap pembangunan jalan tersebut dapat dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai target 24 kilometer sampai ke Kubangan Tompek, Kecamatan Batahan.

“Harapan kita tentu jalan ini dapat dilanjutkan hingga tuntas 24 kilometer. Namun, hal itu bergantung pada kondisi keuangan pemerintah pusat,” katanya.

Selain ruas tersebut, Pemkab Madina juga telah mengusulkan 28 titik pembangunan jalan lainnya. Dari jumlah tersebut, tujuh titik telah mendapatkan respons dari pemerintah pusat.


Saipullah berharap seluruh usulan tersebut dapat direalisasikan guna mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan akses layanan kesehatan.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Sumatera Utara, Rachmad, mengatakan pembangunan ruas jalan dilakukan dengan penyesuaian geometrik sesuai standar teknis, terutama pada bagian tanjakan dan tikungan.

Ia menyebutkan, selama proses pembangunan tidak terdapat kendala sosial yang berarti. Namun, pihaknya sempat menghadapi tantangan akibat fluktuasi harga aspal yang dipengaruhi situasi global.

“Mengenai harapan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan hingga 24 kilometer dalam satu koridor, akan kami sampaikan kepada pimpinan agar dapat dipenuhi secara bertahap,” ujar Rachmad.



Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026