Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut) mencatat lima rumah rusak diakibatkan cuaca ekstrem yang melanda Kota Binjai.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumut Sri Wahyuni mengatakan cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan deras serta angin kencang itu terjadi pada Senin, (13/7).

"Berdasarkan laporan, cuaca ekstrem Itu terjadi di dua kecamatan," ujar Sri di Medan, Selasa.

Yuyun mengatakan lima rumah rusak tersebut tersebar di Kecamatan Binjai Kota dan Kecamatan Binjai Barat tersebut terdiri berbagai kategori kerusakan.

Pusdalops mendata tiga rumah dan satu rumah di Kecamatan Binjai Barat mengalami rusak ringan dan satu rusak parah. Sedangkan Kecamatan Binjai Kota hanya mengalami satu rumah rusak ringan.

Akibat peristiwa naas tersebut, korban pengungsi, korban luka maupun korban jiwa berdasarkan laporan nihil.

Sri Wahyuni mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan masing-masing pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.

Ia mengatakan pemerintah kota setempat melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan guna melakukan peninjauan lokasi terdampak serta melakukan aksi gotong royong membersihkan sisa material yang menimpa rumah.

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

"Kondisi terkini, sudah dilakukan penanganan di lokasi terdampak," ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026