Medan (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menyatakan terbuka atas usulan agar Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) untuk masuk dalam agenda tahunan Kemenpar, Karisma Event Nasional (KEN).

"Selama ini, PRSU tidak pernah diusulkan ke KEN," ujar Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi, Kurleni Ukar pada rapat kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke Medan, Sumatera Utara, Kamis.

 

 

Menurut dia, kegiatan yang masuk dalam Karisma Event Nasional seyogyanya terlebih dahulu diusulkan ke Kementerian Pariwisata.

 

 

Saat ini, kata dia, di Sumatera Utara yang masuk dalam Karisma Event Nasional pada 2026 tercatat enam event seperti Gelar Melayu Serumpun, Samosir Music Festival, Festival Bunga dan Buah Karo, Belabuh di Deliserdang, Gebyar Batubara Bertajak dan Maniamolo Festival.

 

 

"Kami menunggu usulan, karena usulnya dari dinas pemprov kata dia.

 

 

Meski tidak masuk dalam Karisma Event Nasional, Kurleni menegaskan Kementerian Pariwisata mendukung penuh terhadap penyelenggaraan PRSU ke-50 tersebut.

 

 

Ia mengatakan fasilitas promosi, asistensi pengembangan event, penguatan jejaring industri dan pendampingan menuju kurasi event baik nasional maupun internasional kedepan menjadi bentuk dukungan kementerian menyukseskan ajang tersebut.

 

 

"Kami terbuka untuk berkoordinasi," kata dia.

 

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengatakan kehadiran Kementerian Pariwisata dalam kunjungan kerja spesifik di PPSU untuk memperkuat sinergitas guna menggali berbagai potensi di wilayah itu.

 

 

Menurut dia, PRSU merupakan ajang yang memiliki potensi besar yang harus disinergikan bersama pemangku kebijakan terkait hingga tingkat pusat.

 

 

"Kami mendorong PRSU ini masuk dalam kalender event tahunan kementerian," ujar Evita.

 

 



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026