Medan (ANTARA) - Masjid PRSU yang terletak di bagian belakang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 terbuka sepanjang pagelaran, sehingga pengunjung tidak perlu ke luar area menjalankan kewajiban beribadah.

"Ini tentu memudahkan kita untuk shalat, karena area PRSU ini kan besar. Bayangkan kalau harus cari masjid di luar, capek juga," ujar Dodi, pengunjung PRSU di Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (8/7).

Menurutnya, kegiatan PRSU 2026 yang dominan berlangsung sejak sore hingga malam hari tidak menjadi kendala bagi para pengunjung, khususnya umat muslim.

Sebab, setiap umat muslim menjalankan kewajiban menunaikan shalat 5 waktu sehari semalam walau sesibuk apapun kita aktivitas setiap harinya.

"Kaum muslim tidak perlu khawatir, jika ingin menikmati pagelaran tanpa harus meninggalkan kewajiban shalat," kata Dodi merupakan warga asal Medan Sunggal ini.

Iqbal, pengunjung PRSU ke-50 ini mengatakan, Masjid PRSU memudahkannya kita melaksanakan kewajiban disela-sela menikmati pagelaran pesta rakyat terbesar Sumatera Utara.

Pihaknya mengapresiasi panitia PRSU ke-50 karena telah menjamin pagelaran tidak hanya sukses segi penyelenggaraan, tetapi juga membuat pengunjung lebih nyaman.

"Terima kasih lah kepada panitia yang telah memastikan semacam ini, dan tempat kita ibadah. Masjidnya juga bersih dan luas," katanya.

Keberadaan Masjid PRSU ini, lanjut dia, sangat ideal digunakan oleh pengunjung karena lokasinya tidak jauh dari Paviliun Kota Binjai.

Diketahui, perhelatan PRSU ke-50 menampilkan ragam budaya Sumatera Utara mengangkat tema "Harmoni Emas" yang berlangsung satu bulan pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.

"Bahkan diperkirakan bisa menampung hingga 100 orang lebih. Fasilitas masjid juga cukup mumpuni, seperti kamar mandi, dan tempat wudhu," jelas Iqbal yang tinggal di Jalan Halat Medan ini.



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026