Medan, Sumatera Utara (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Utara (Sumut) mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) untuk mendukung keberlangsungan layanan pendidikan di Parongil, Kabupaten Dairi.
"Pemanfaatan BMN tersebut telah melalui seluruh tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan memperoleh persetujuan dari sekretariat jenderal serta pengelola barang," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara Ignatius Mangantar Tua Silalahi di Medan, Sumut, Senin.
Ignatius mengatakan pihaknya selalu mendukung optimalisasi pemanfaatan BMN sepanjang dilakukan sesuai regulasi, terlebih apabila diperuntukkan bagi fasilitas pendidikan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Sewa Barang Milik Negara berupa bangunan dengan Lembaga Pendidikan TK Grace Parongil di Ruang Rapat Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kemenkum Sumut.
Ia mengatakan penandatanganan tersebut menjadi landasan hukum dalam pemanfaatan aset negara secara tertib, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat
"Kegiatan itu merupakan wujud komitmen dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan layanan pendidikan di Parongil," katanya.
Ia mengharapkan kerja sama itu dapat dijalankan dengan penuh komitmen sehingga pemanfaatan bangunan eks sidang di Parongil dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Grace Parongil Marihot Silaen mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam menyediakan sarana pendidikan yang layak bagi anak-anak di Parongil serta mendukung kelangsungan proses belajar mengajar.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.