Medan (ANTARA) - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara melakukan pengawasan terhadap produk berindikasi geografis (IG) Kopi Arabika Sumatera Lintong di Kabupaten Humbang Hasundutan guna memastikan mutu, karakteristik, dan keaslian produk tetap terjaga.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/7) itu diawali dengan kunjungan ke Kantor Bupati Humbang Hasundutan dan diterima Kepala Bagian Hukum S. Simamora beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut diperoleh konfirmasi bahwa Kopi Arabika Sumatera Lintong masih diproduksi dan dipasarkan, dengan kualitas cita rasa khas yang terus dipertahankan.
Selanjutnya, tim melakukan pengawasan bersama Masyarakat Pemerhati Kopi Arabika Sumatera Lintong (MASPEKAL) yang dipimpin Ketua MASPEKAL Manat Samosir.
Tim Ahli Indikasi Geografis Surip Mawardi mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan karakteristik, cita rasa, mutu, dan keaslian Kopi Arabika Sumatera Lintong tetap sesuai dengan dokumen Indikasi Geografis yang telah terdaftar.
Menurut dia, keberlanjutan kualitas kopi tersebut juga didukung berbagai pelatihan dan penyuluhan yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Bank Indonesia, Kementerian Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, serta Dinas Pertanian.
"Tim kemudian meninjau langsung unit pengolahan Kopi Arabika Sumatera Lintong untuk melihat penerapan standar mutu di lapangan," ucapnya.
Hasil pengawasan menunjukkan mutu dan karakteristik Kopi Arabika Sumatera Lintong masih terjaga dengan baik. Namun, perubahan kondisi alam dan lingkungan menjadi tantangan yang berpotensi memengaruhi cita rasa serta karakteristik kopi tersebut.
Melalui kegiatan itu, DJKI bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perlindungan dan pemanfaatan Indikasi Geografis sebagai upaya menjaga identitas produk, meningkatkan daya saing, serta mendukung kesejahteraan petani kopi di daerah.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.