Tapanuli Selatan (ANTARA) - Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Yon Edi Winara memimpin upacara ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia.
AKBP Yon Edi Winara mengatakan ziarah nasional bukan sekadar agenda seremonial menjelang Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel Polri untuk meneladani semangat pengabdian, keberanian, dan ketulusan para pahlawan.
"Nilai perjuangan para pahlawan harus menjadi pengingat bagi kami untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.
Menurut dia, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri, khususnya Polres Tapanuli Selatan, untuk terus memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia menambahkan semangat Hari Bhayangkara harus diwujudkan melalui kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, respons cepat terhadap berbagai persoalan, serta komitmen menjaga keamanan dan ketertiban.
"Polres Tapanuli Selatan akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, pengadilan, dan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Ketua DPRD Tapanuli Selatan Rahmat Nasution, Kajari Tapanuli Selatan M. Emri Kurniawan, Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan Silvianingsih, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan instansi dari wilayah Tapanuli Selatan dan Padang Lawas Utara.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.