Medan (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara mencatat telah menerbitkan sebanyak 104.604 paspor di seluruh wilayah kerjanya sepanjang periode Januari hingga 22 Mei 2026 sebagai bagian dari pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.

“Penerbitan paspor tersebut berasal dari seluruh kantor imigrasi yang berada di wilayah Sumatera Utara,” ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara Parlindungan dalam kegiatan "Media Tour" di Medan, Senin.

Parlindungan mengatakan, jumlah tersebut terdiri atas 67.023 paspor baru dan 37.581 paspor pengganti.

Ia menegaskan pihaknya terus meningkatkan kualitas layanan keimigrasian dengan melakukan berbagai inovasi berkelanjutan dan penguatan integritas guna mengoptimalkan kinerja pelayanan kepada masyarakat serta mendukung penerimaan negara.

Selain itu, Imigrasi Sumut juga memperluas akses layanan melalui program "Eazy Passpor", yang memungkinkan masyarakat mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi, seperti layanan bagi masyarakat di rumah sakit, komunitas, kampus, serta instansi lainnya.

“Pelayanan tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam mewujudkan ‘Imigrasi untuk Rakyat’, yakni menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah dijangkau, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menanggapi program Eazy Passpor, Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Faizal mengatakan, inovasi layanan tersebut sangat membantu masyarakat dalam pengurusan paspor baru maupun perpanjangan paspor melalui program tersebut.

Pihak Imigrasi pernah menjalankan program tersebut di kampus UMSU dan cukup banyak mahasiswa yang memanfaatkannya, baik untuk pengurusan paspor baru mau pun pergantian paspor. 

Ia berharap kolaborasi antara UMSU dan Imigrasi Sumut dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di Kota Medan maupun Sumatera Utara secara umum.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026