Medan (ANTARA) - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin, SH, MH, menerima kunjungan audiensi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Agus Arifin beserta jajaran guna memperkuat sinergi pengawasan dan penegakan hukum menjelang tahapan demokrasi mendatang.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut Rizaldi mengatakan audiensi yang digelar pada Senin (22/6) di ruang transit lantai II Kantor Kejati Sumut itu menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan antara KPU Sumut dan Kejati Sumut.
"Audiensi tersebut menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan antara KPU Sumut dan Kejati Sumut dalam rangka memperkuat sinergi pengawasan dan penegakan hukum serta mendukung penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan akuntabel," kata Rizaldi di Medan, Selasa (23/6).
Dalam pertemuan tersebut, Muhibuddin didampingi Wakil Kepala Kejati Sumut Eko Adhyaksono, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Nurhandayani, Asisten Tindak Pidana Umum Suhendri, serta sejumlah pejabat lainnya.
Sebelumnya, Kajati Sumut Muhibuddin mengatakan KPU memiliki peran sentral dalam setiap pelaksanaan kontestasi politik sehingga diperlukan sinergi dengan berbagai instansi, termasuk lembaga penegak hukum.
"Keberadaan dan eksistensi KPU dalam setiap perhelatan demokrasi sangat penting. Karena itu, sinergi dengan instansi terkait, termasuk Kejaksaan, perlu terus diperkuat guna meminimalisasi potensi kecurangan maupun penyimpangan dalam pelaksanaan kewenangan dan pengelolaan anggaran," ujarnya.
Ia menegaskan pihaknya siap mendukung pelaksanaan tugas-tugas KPU sesuai kewenangan yang dimiliki, khususnya dalam aspek pengawasan dan penegakan hukum.
Sementara itu, Ketua KPU Sumut Agus Arifin menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan audiensi yang diberikan Kejati Sumut.
Menurut dia, KPU berharap sinergi dan koordinasi dengan Kejaksaan dapat terus terjalin sebagai tindak lanjut arahan pimpinan KPU RI dan Jaksa Agung dalam memperkuat pengawasan pelaksanaan tugas kelembagaan.
"Kami berharap kerja sama dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus berjalan dengan baik, termasuk dalam mengawal pelaksanaan tugas KPU menuju tahapan kontestasi politik pada 2029 mendatang," kata Agus.
Pewarta: Aris Rinaldi NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.