Padangsidimpuan (ANTARA) - Terkait penerimaan melalui Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) ini respon Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan tingkat SMP di Kota Padangsidimpuan tahun ajaran 2026/2027.
Kadis Pendidikan Kota Padangsidimpuan Ahmad Hariri Hasibuan, S.STP., M.SP, Jum'at (19/6) mengatakan untuk tahun ajaran 2026 dan 2027 pendaftaran tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah dibuka pada tanggal 15 Juni sampai 20 Juni 2026 untuk gelombang kedua mengingat adanya batasan kuota di setiap SMP se Kota Padangsidimpuan.
"Berdasarkan keputusan Wali Kota Padangsidimpuan Nomor : 199/KPTS/2026 tentang Petunjuk teknis pelaksanaan sistem penerimaan murid baru jenjang taman kanak-kanak sekolah dasar dan sekolah menengah pertama Kota Padangsidimpuan tahun ajaran 2026/2027 mekanismenya telah kita jalankan," jelas Hariri.
Adapun rincian jumlah pendaftaran Sistem Murid Baru (SPMB) di satuan pendidikan seperti SMP Negeri 1 Padangsidimpuan dengan kuota 352 orang pendaftar lulus 352, sisa 0 , SMP Negeri 2 untuk kouta 352 , pendaftar 352 orang lulus, sisa 0.
SMP Negeri 3 Padangsidimpuan kouta nya itu ada 256, pendaftar lulus 172 orang , sisa 84 orang, SMP Negeri 4 Padangsidimpuan kuota itu berjumlah 352 orang, pendaftar lulus ada 352 orang, sisa 0.
SMP Negeri 5 Padangsidimpuan kouta 288 , pendaftar lulus 288, sisa 0, SMP Negeri 6 Padangsidimpuan kouta 192 orang , pendaftar lulus 60 orang, sisa 132 orang, SMP Negeri 7 Padangsidimpuan kouta 224 orang, pendaftar lulus 58 orang, sisa 166 orang.
SMP Negeri 8 Padangsidimpuan kouta 224 orang, pendaftar lulus 190 orang, sisa 34 orang, SMP Negeri 9 Padangsidimpuan kuota 320 orang, pendaftar lulus 52 orang, sisa 268 orang.
SMP Negeri 10 Padangsidimpuan kuota 96 orang, pendaftar lulus 34 orang, sisa 62 orang. Dan terakhir SMP Negeri 11 Padangsidimpuan kuota 128 orang, pendaftar lulus 37 orang, sisa 91 orang.
Hariri menyampaikan bahwa untuk SMP Negeri 1 SMP Negeri 2 , SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 5 sudah penuh koutanya, itu sesuai arahan mekanisme yang ada.
Dengan penuhnya kouta tersebut diharapkan bisa mendaftarkan anak peserta didiknya dimana masih ada SMP Negeri yang menampung dan menyekolahkan anaknya yang sudah kita sampaikan artinya kouta yang masih belum terpenuhi.
Adapun melalui jalur domisili, halur prestasi, jalur non akademik, jalur afirmasi atau disabilitas dan kurang mampu dan jalur mutasi dimana SMP Negeri yang disiapin sekolah yang masih kosong koutanya tersebut, ungkap Hariri.
Pewarta: Khairul AriefEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.