Simalungun (ANTARA) - Pasangan suami istri warga Nagori (Desa) Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun tersambar petir di kawasan Kebun Bandar Betsy Kabupaten Simalungun, Selasa (16/6) malam.
Kapolsek Bandar Huluan Polres Simalungun, Iptu Patar Banjarnahor, Rabu (17/6) mengatakan, seorang di antaranya, Lirahayu Siregar (30) meninggal di tempat kejadian.
Dijelaskan, korban bersama suami dan tiga anaknya dalam perjalanan pulang ke rumah mengendarai sepeda motor dan berteduh di satu bangunan, karena hujan deras.
Suasana gelap, korban menyalakan senter telepon selular dan bersamaan itu petir menggelegar menyambar sumber cahaya mengakibatkan korban dan suaminya Suratman Damanik (49) tergeletak.
Anak sulung korban, Nyumanda Damanik (11) meminta bantuan kepada warga berjarak 500 meter dari tempat kejadian, sedangkan adiknya, Geisan (6) dan Dafri Suhada (3) menunggu di tempat kejadian.
Warga bersama personel Polsek Bandar Huluan membawa pasangan suami istri ini ke Rumah Sakit Laras.
Iptu Patar Banjarnahor mengatakan, Lirahayu meninggal, Suratman dalam rawatan di Ruang ICU Rumah Sakit Laras dan tiga anak korban tidak mengalami luka.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.