Tanjung Balai (ANTARA) - Sepulang dari Ma'kah dalam melaksanakan ibadah haji 1447 Hijriah/2026, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) menyambut dan mengupah-upah Wali Kota Tanjungbalai, H. Mahyaruddin Salim bersama Ketua TP-PKK, Ny Mashandayani Mahyaruddin, Senin.
Acara berlangsung di pendopo rumah dinas Wali Kota, dihadiri Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Sekdakot Nurmalini Marpaung, Kapolres AKBP Welman Feri, Ketua PN Erita Harefa, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi HD, Mewakili Kajari TBA dan Dandim 0208/AS, Kepala OPD, Camat dan Lurah serta undangan lainnya.
Usai diupah-upah, Wali Kota Tanjungbalal H. Mahyaruddin Salim menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan dirinya dan keluarga tetap sehat selama melaksanakan Ibadah Haji.
Lebih lanjut, secara singkat Wali Kota menyampaikan pengalamannya saat melaksanakan rukun haji, dimana pada intinya merupakan ibadah fisik, sehingga membutuhkan stamina yang prima.
"Pelaksanaan rukun dan wajib haji membutuhkan fisik yang sehat dan stamina yang kuat. Itu kami alami sendiri ketika menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji," kata Mahyaruddin.
Wali Kota juga menyampaikan harapan agar kedepannya PPIH lebih profesional dalam menangani jamaah haji reguler yang penanganannya ada pada pemerintah.
"Saya melihat langsung penanganan jamaah haji, khususnya jamaah Kota Tanjungbalai. Bukan tidak baik, tetapi harapan saya kedepannya Kementerian Haji dan Umrah dapat lebih meningkatkan pelayanan kearah yang lebih profesional," kata H.Mahruddin Salim.
Pantauan dilokasi acara, upah-upah berjalan lancar dalam suasana silaturahmi dan semangat kekeluargaan. Forkopimda, kepala OPD dan tamu lainnya secara bergantian memberikan upah-upah kepada Wali Kota beserta istri.
Sebagai informasi, pada Minggu (14/2/2026), sebanyak 130 orang jamaah haji Kota Tanjungbalai kembali ke daerah dalam keadaan sehat, dan disambut secara resmi oleh Pemkot Tanjungbalai.
Pewarta: Yan AswikaEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.