Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, membuka seleksi terbuka untuk pengisian 12 jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Pengumuman tersebut disampaikan Panitia Seleksi Terbuka JPTP melalui surat bernomor 800/001/PANSEL-JPTP/VI/2026, dalam rangka mengisi sejumlah posisi strategis sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Adapun jabatan yang dibuka antara lain Inspektur Daerah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Selain itu, seleksi juga mencakup posisi Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perdagangan, serta Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.
Panitia seleksi menetapkan sejumlah persyaratan umum bagi pelamar, di antaranya berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN), memiliki pangkat minimal Pembina (IV/a), berusia maksimal 56 tahun saat pendaftaran, serta memiliki kualifikasi pendidikan minimal sarjana (S1) atau Diploma IV.
Selain itu, peserta diwajibkan memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural sesuai standar jabatan, serta pengalaman jabatan minimal lima tahun di bidang terkait. Pelamar juga harus memiliki rekam jejak yang baik, bebas dari hukuman disiplin, serta tidak berstatus tersangka dalam perkara pidana.
Untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan, panitia menetapkan kualifikasi khusus, yakni latar belakang pendidikan di bidang kesehatan, seperti kedokteran, keperawatan, farmasi, kesehatan masyarakat, atau bidang terkait lainnya.
Proses pendaftaran dan penerimaan berkas dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 26 Juni 2026, setelah sebelumnya diumumkan sejak 12 Juni 2026. Selanjutnya, seleksi administrasi akan dilakukan pada 30 Juni 2026 dan hasilnya diumumkan pada 1 Juli 2026.
Tahapan berikutnya meliputi uji kompetensi melalui assessment center pada 6 - 8 Juli 2026, serta penulisan dan pemaparan makalah, wawancara, dan penelusuran rekam jejak pada 9 - 11 Juli 2026.
Panitia seleksi dijadwalkan menetapkan hasil akhir pada 12 Juli 2026 dan mengumumkannya pada 14 Juli 2026, sebelum disampaikan kepada pejabat pembina kepegawaian.
Panitia menyebutkan seluruh tahapan seleksi bersifat terbuka dan kompetitif, serta dapat mengalami perubahan menyesuaikan situasi dan kondisi.
Pewarta: HolikEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.