Medan (ANTARA) - ASUS merilis produk laptob terbarunya, yakni ASUS ExpertBook Ultra yang menghadirkan kinerja dan keamanan tanpa kompromi dengan membidik pasar bagi para pebisnis di Sumatera Utara.

"Para eksekutif dan profesional kini membutuhkan laptop bisnis terbaik yang tidak hanya menawarkan performa komparatif, tetapi lebih dari itu," ucap Country Commercial Product Marketing ASUS Indonesia Aldy Rahmadiansyah di Medan, Rabu (10/6).

Laptop bagi para pebisnis saat ini, kata dia, dituntut menawarkan keamanan tingkat tinggi, lalu mobilitas ekstra, dan integrasi kecerdasan buatan yang mulus.

Di kelas flagship, ASUS baru-baru ini menghadirkan ASUS ExpertBook Ultra sebagai The Flagship of the Industry yang mampu meruntuhkan dominasi kompetitor laptop di pasaran.

Produk ini mengungguli laptop flagship kompetitor, seperti Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, dan Apple MacBook Air M4 13 inci.

"Terbukti, ASUS ExpertBook Ultra menawarkan kemampuan yang lebih baik dari produk-produk tersebut secara signifikan," jelas Aldy.

Commercial Director ASUS Indonesia Eric Khoven mengatakan, laptop ini hadir dengan arsitektur terbaru untuk performa, efisiensi, dan pengalaman penggunaan.

"Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H yang dipadukan Neural Processing Unit (NPU), sehingga hasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS)," sebut Eric dalam keterangan tertulis.

Saat ini pasaran Indonesia, jelas Eric, produk-produk flagship kompetitor masih menggunakan Intel Core Ultra 7 Series 2 yang menghasilkan performa AI NPU hingga 48 TOPS.

Langkah ASUS langsung memanfaatkan teknologi mutakhir di lini laptop bisnis kelas flagship merupakan langkah yang sulit diikuti oleh kompetitor di Indonesia.

"Jika dihadapkan pada skenario multitasking korporat, seperti rapat maraton via tim sembari mengolah ribuan baris data di Excel dan supervisi laporan PowerPoint, ASUS ExpertBook Ultra dapat menjalankannya tanpa masalah," tuturnya.

"Saat mengaktifkan notulen otomatis berbasis AI, efisiensi chip yang digunakan juga sangat terasa," papar Eric.

Tak hanya itu,melalui fitur ASUS AI ExpertMeet, maka pemrosesan transkripsi, penerjemahan bahasa, dan optimasi kamera web secara langsung berjalan sepenuhnya di dalam NPU.

Dengan demikian, prosesor ASUS ExpertBook Ultra tetap dingin dan tidak menguras daya baterai utama, serta jauh mengungguli produk-produk kompetitor dalam hal kekuatan pemrosesan AI lokal.

"ASUS ExpertBook Ultra mendominasi skenario ini berkat terobosan layar Tandem OLED berukuran 14 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1400 nits," tutur Eric.

 

 

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026