Medan (ANTARA) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam 29.000 pohon di 58 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif PNM Peduli yang dilaksanakan serentak dengan menanam sedikitnya 500 bibit pohon di setiap cabang, termasuk di Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan penghijauan tersebut sejalan dengan upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 13 tentang penanganan perubahan iklim dan poin 15 mengenai pelestarian ekosistem daratan, merupakan upaya untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Ketua Tim Hortikultura Bidang Pertanian dan Peternakan Medan, Abdon Sinaga melalui siaran pers yang diterima di Medan Minggu (7/6) mengapresiasi langkah PNM dalam mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan pelestarian lingkungan.
Menurut dia, program penanaman pohon yang disertai pengembangan bibit memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga mendukung ketersediaan bibit tanaman yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
"Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi penting untuk menciptakan manfaat lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat," katanya.
Penerima manfaat menilai bantuan bibit yang diberikan PNM dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan kawasan pembibitan yang lebih produktif, selain itu juga sebagai investasi jangka panjang bagi lingkungan karena pohon yang ditanam saat ini akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Program penanaman pohon itu merupakan kelanjutan dari kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil mengumpulkan sekitar 20 ton pakaian layak pakai dari insan PNM untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain menyalurkan pakaian, PNM juga mendistribusikan buku bacaan sebagai dukungan terhadap peningkatan literasi masyarakat.
PNM juga menjalankan program PNM Mengajar yang menjangkau 58 sekolah menengah kejuruan (SMK) di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan pengetahuan generasi muda.
Melalui berbagai program tersebut, PNM menegaskan komitmennya untuk memperluas makna pemberdayaan masyarakat tidak hanya melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui peningkatan literasi, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.
Pewarta:
Pewarta: AkungEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.