Medan, Sumut (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menambah gudang beras guna memperkuat ketahanan pangan dan menjaga ketersediaan stok beras bagi masyarakat di wilayahnya.

"Ada penambahan dua gudang di Kecamatan Tanjung Morawa dan Desa Semayang yang berada di Kabupaten Deli Serdang," ujar Pemimpin Kantor Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Sumut, Sabtu.

Budi mengatakan dua gudang penyimpanan stok beras tersebut berkapasitas  15.000 ton.

Lebih lanjut, ia mengatakan penambahan gudang sebagai dukungan adanya realisasi serapan gabah dan beras petani secara nasional yang telah mencapai 3.008.626 ton beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar empat juta ton yang ditetapkan pemerintah pada 2026.

"Gabah hasil serapan tersebut kemudian diolah menjadi beras untuk digunakan sesuai penugasan pemerintah, di antaranya untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta penanganan bencana alam," ujarnya.

Budi menambahkan untuk di Sumut serapan telah mencapai 29.984 ton atau 14.992 ton beras dari petani di wilayah kerjanya sepanjang Januari hingga 3 Juni 2026.

"Pengadaan penyerapan beras 14.992 ton tersebut telah mencapai 43 persen dari target pengadaan beras tahun 2026 sebesar 35.000 ton," ucapnya.

Budi menambahkan sebagai operator pemerintah dalam pengelolaan pangan pokok, Bulog memiliki tugas menyerap gabah langsung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Di sisi lain, Bulog Sumatera Utara mencatat stok beras di gudang mencapai 59.000 ton untuk menjaga ketersediaan pangan pokok di wilayah tersebut.



Pewarta: M Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026