Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 tingkat provinsi tahun 2026 menjadi momentum untuk melahirkan generasi muda qurani yang berkarakter.
"Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi qurani yang unggul, berakhlak, dan berkarakter kuat," jelas Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap usai rapat pelaksanaan MTQ di Kantor Gubernur Sumut, Jumat.
Ia memastikan bahwa kesiapan seluruh aspek pelaksanaan MTQ yang berlangsung di Gedung Astaka, Jalan Willem Iskandar, Deli Serdang, terus berjalan.
Sulaiman juga berkoordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut yang terlibat seperti Dinas Perhubungan serta Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Cipta Karya.
Koordinasi tersebut juga dilakukan bersama Dinas Kesehatan serta pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Utara guna memastikan kelancaran penyelenggaraan kegiatan.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut Muhammad Yasir Tanjung mengatakan, MTQ ke-40 tingkat Provinsi Sumut mengusung tema "Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah".
Dia mengatakan hingga saat ini jumlah peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti ajang ini sebanyak 1.092 orang berasal dari 20 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Daerah dengan jumlah peserta terbanyak, seperti Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan Kabupaten Langkat.
"Dari 6.113 desa, target Gubernur satu desa satu guru mengaji. Ini kekuatan besar dengan kolaborasi yang kita bangun, maka masyarakat Sumut semakin dekat dengan Alquran," kata Yasir.
MTQ ke-40 tingkat Provinsi Sumut, lanjut dia, juga menghadirkan qori internasional Nusa Tenggara Barat Muhammad Zian Fahrezi yang membacakan ayat suci Alquran di pembukaan.
"Selain itu, rangkaian kegiatan dimeriahkan tarian persembahan Islami, paduan suara MAN 1 Medan, marching band, seremoni pemukulan bedug, dan berbagai penampilan lainnya," tutur Yasir.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.