Tanjung Balai (ANTARA) - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungbalai, H.Tengku Eswin dan Surya Darma AR memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Tanjungbalai, khususnya Satres Narkoba dalam komitmen memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di daerah setempat, Rabu.
Apresiasi tersebut disampaikan kedua elit politik tersebut menanggapi kinerja Satres Narkoba dalam kurun waktu tiga minggu terakhir (13 Mei hingga 2 Juni 2026) dalam mengungkap kasus narkoba melalui KRYD, GSN, Operasi Antik dan razia THM di wilayah hukum Kota Tanjungbalai.
Menurut Ketua DPRD, Tengku Eswin, gebrakan dan kerja keras yang ditunjukkan oleh personel Satnarkoba Polres Tanjungbalai dalam waktu singkat ini patut diacungi jempol, sebagai langkah tegas dan komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat dari bahaya zat terlarang.
"Capaian kinerja Satnarkoba Polres Tanjungbalai selama tiga minggu ini sangat luar biasa. Sebagai Ketua DPRD saya sangat mengapresiasi dedikasi tersebut," kata Eswin elit Partai Golkar itu di gedung dewan setempat.
Eswin berharap momentum positif Satres Narkoba dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kota Tanjungbalai nersih dari peredaran barang haram (narkoba) tersebut.
"Semoga ke depan kinerjanya bisa lebih baik lagi, sehingga visi dan harapan kita bersama untuk mewujudkan Kota Tanjungbalai yang 'Zero Narkoba' atau bersih total dari narkoba bisa segera tercapai," ujar Eswin.
Ungkapan yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD, Surya Darma AR. Ia menilai tindakan tegas kepolisian belakangan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam melindungi generasi muda dari bahaya laten narkoba.
"Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungbalai, saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Tanjungbalai beserta seluruh jajaran Satuan Narkoba. Kerja keras mereka dalam memberantas dan membongkar kasus narkoba baru-baru ini melalui Operasi Antik Toba 2026 patut kita acungi jempol," ujar Surya.
Menurut Surya, intensitas operasi pemberantasan narkoba tidak boleh hanya dalam KRYD atau Operasi Antik, tetapi harus rutin dilakukan. berharap momentum keberhasilan Operasi Antik Toba 2026 dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan di masa mendatang.
Langkah konsisten dari pihak kepolisian dinilai menjadi kunci utama agar visi besar daerah untuk menciptakan lingkungan yang aman dari peredaran gelap narkotika segera terwujud.
"Harapan saya, kegiatan penindakan ini terus berkelanjutan dan semakin ditingkatkan. Kita semua ingin ini benar-benar mewujudkan jargon Tanjungbalai bersih dari narkoba atau 'Bersinar' dan seluruh elemen harus mendukungnya," kata Surya.
Pewarta: Yan AswikaEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.