Medan (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara mengikuti kegiatan Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIV serta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 76 dan 77 Kementerian Hukum Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum. 

Kegiatan tersebut diikuti secara virtual dari Ruang Rapat Lantai IV Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara pada Rabu, 03 Juni 2026.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan yang disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan. Dalam laporannya disampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan kompetensi aparatur. PKN Tingkat II ditujukan untuk mengembangkan kompetensi strategis bagi pejabat pimpinan tinggi, sedangkan PKA berfokus pada penguatan kompetensi kepemimpinan dalam manajemen kinerja guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan yang semakin dinamis.

Pelatihan tahun ini mengusung tema “Pengembangan Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Transformasi Tata Kelola Bangsa Mewujudkan Resiliensi Nasional dan Daya Saing Global”. Tema tersebut mencerminkan pentingnya kemampuan para pemimpin birokrasi untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, Kepala BPSDM Kementerian Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, menyampaikan sambutannya yang menekankan pentingnya transformasi layanan hukum yang digital, inklusif, dan humanis. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi data hukum nasional sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan pelayanan hukum yang modern, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta PKN dan PKA melaksanakan pembacaan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen untuk mengikuti seluruh proses pelatihan dengan menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, serta akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Agus Sudrajat. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa inovasi teknologi sering kali bergerak lebih cepat daripada birokrasi sehingga diperlukan pemimpin yang mampu memahami perubahan, mengelola transformasi, menjadi inovator dan katalisator perubahan, serta 
membangun kolaborasi yang kuat antar sektor dan instansi. Kegiatan pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai 
penanda dimulainya rangkaian pelatihan kepemimpinan yang diharapkan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin adaptif dan visioner di lingkungan Kementerian Hukum.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026