Medan (ANTARA) - Seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Deli Serdang Eko Haris Alamsyah mewakili delegasi Indonesia dalam forum internasional bertajuk "Seminar on Education Policy and Practice for Developing Countries" di East China Normal University pada 27 Mei hingga 16 Juni 2026.
Selain Eko Haris Alamsyah, delegasi Indonesia juga diwakili oleh Hanifah Umi Haryati, Auwalia Ramadhani, dan Sarah Nurainy dalam keterangan tertulis Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara di Medan, Sabtu (30/5).
Seminar internasional ini juga diikuti delegasi negara berkembang lainnya, seperti Kenya, Barbados, Ethiopia, Fiji, Gambia, Botswana, Sierra Leone, Kamboja, dan Indonesia.
"Para peserta harus memiliki rekam jejak pendidikan yang baik, pengalaman pelatihan, beasiswa, dan kemampuan bahasa Inggris dibuktikan dengan sertifikat TOEFL atau IELTS sesuai standar yang ditentukan," jelas Eko sapaan akrabnya.
Forum ini, lanjut dia, untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus membahas berbagai strategi peningkatan kualitas pendidikan agar tidak terjadi disparitas di berbagai belahan dunia.
Selama seminar, peserta mendapat materi langsung para akademisi dan pakar pendidikan internasional, seperti Prof Yuan Zhenguo, Prof Xu Binyan, Prof Yang Fuyi, Prof Huang Zhicheng hingga Assoc Prof Zhang Junhua.
Adapun topik strategis dibahas mulai transformasi pendidikan di China, kebijakan pendidikan dasar dan tinggi, inovasi pendidikan, manajemen sekolah, supervisi pendidikan hingga penguatan budaya.
"Kita juga melihat bagaimana kemajuan pendidikan di China, dan menjadi barometer membangun pendidikan yang ideal," ujar Eko yang sehari-hari mengajar guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MAN 1 Deli Serdang.
Pelaksana tugas Kepala MAN 1 Deli Serdang Arwansyah Dalimunthe mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada salah satu guru di MAN 1 Deli Serdang.
Menurutnya, tindakan nyata dalam membangun madrasah khususnya di Kabupaten Deli Serdang sangat diperlukan setelah mendapatkan ilmu dan pengalaman dari luar negeri.
"Ilmu yang disampaikan memberi manfaat besar bagi diri sendiri maupun banyak orang. Madrasah berharap lahir lebih banyak guru yang kompeten, berdedikasi, dan aktif dalam perbaikan pendidikan,” ungkap Arwansyah.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.