Sergai (ANTARA) - Tingkat laka lantas di Serdang Bedagai (Sergai) meningkat. Selama di bulan Mei 2026 terjadi 22 kasus laka lantas merenggut 11 nyawa dengan korban luka berat 2 orang dan luka ringan 59 orang.

Data yang dihimpun ANTARA Sabtu (30/6/2026) di Satlantas Polres Sergai titik rawan laka lantas berada di jalur tol Jasa Marga Kuala Namu Tol (JMKT), di jalur bebas hambatan ini tercatat 9 nyawa melayang.

Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma Silitonga, SH. MH mengatakan dua titik laka lantas di jalur tol JMKT terdapat di KM 63.200 jalur B, Dusun IV, Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, di titik itu 4 nyawa melayang akibat Bus Halmahera bertabrakan dengan Mitshubishi L300. Selanjutnya di KM 70.300 jalur A, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah 5 nyawa melayang tersebut.

Selain di jalur tol titik rawan laka lantas juga terdapat di Jalinsum Medan Tebing Tinggi tepatnya di KM 36 - 37, Dusun I, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan dan  KM 41 - 42, Dusun I, Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan. Dua titik ini dua nyawa melayang.

Sebagai langkah antisipasi dan menekan angka kecelakaan ke depan, pihak Kepolisian juga telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan (black spot) yang tersebar di wilayah Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan jalur Tol wilayah hukum Polres Sergai.

Sebelumnya Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, SH.MH mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, baik yang melintasi jalur arteri Jalinsum maupun jalan tol, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan berkendara, dan memastikan kondisi fisik maupun kendaraan dalam keadaan prima guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.



Pewarta: Darmawan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026