Tapanuli Selatan (ANTARA) - Ada suasana berbeda di ruang tahanan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (27/5) siang. Di tengah rutinitas penjagaan dan proses hukum yang berjalan, sejumlah tahanan tampak menerima nasi tumpeng langsung dari Kapolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara.
Bukan tanpa alasan. Hari itu merupakan ulang tahun ke-45 Kapolres Tapsel. Namun, alih-alih merayakannya bukan secara meriah, AKBP Yon Edi Winara memilih berbagi sederhana bersama para tahanan.
Momen tersebut bermula ketika Wakapolres Tapsel bersama pejabat utama (PJU) Polres Tapsel memberikan nasi tumpeng sebagai ucapan ulang tahun kepada Kapolres. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan sempat terlihat di ruang kerja Kapolres.
Tak lama berselang, AKBP Yon Edi Winara justru membawa tumpeng tersebut menuju ruang tahanan Polres Tapsel. Didampingi Wakapolres dan para PJU, ia menyapa satu per satu tahanan sambil menyerahkan nasi tumpeng.
Di balik jeruji besi, suasana mendadak berubah hangat. Beberapa tahanan tampak tersenyum, sebagian lainnya terlihat haru saat Kapolres berbicara langsung kepada mereka.
Dengan nada tenang, AKBP Yon Edi Winara menyampaikan pesan moral agar para tahanan tetap kuat menjalani proses hukum, melakukan introspeksi diri, serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran hidup.
“Di usia ke-45 ini, saya memaknainya untuk terus bersyukur dan memperbaiki diri dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri,” ujar AKBP Yon Edi Winara.
Menurutnya, ulang tahun bukan sekadar seremoni pribadi, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai pengabdian, kepedulian, dan kemanusiaan.
Ia menegaskan, para tahanan tetap harus diperlakukan secara manusiawi selama menjalani proses hukum. Penegakan hukum, kata dia, harus tetap berjalan tegas tanpa menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Proses hukum harus dihormati, tetapi kita juga punya tanggung jawab moral untuk mengingatkan dan memberi semangat agar mereka dapat memperbaiki diri,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak para tahanan agar tidak kehilangan harapan. Ia berharap masa sulit yang sedang dijalani dapat menjadi titik balik untuk menata kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
“Saya berharap momen sederhana ini bisa menjadi pengingat bahwa setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk berubah. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga agar ke depan bisa kembali ke keluarga dan masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ucapnya.
Ucapan selamat ulang tahun pun terdengar serentak dari dalam ruang tahanan. Suasana sederhana itu menjadi pemandangan yang jarang terlihat di balik dinding rumah tahanan kepolisian.
Bagi AKBP Yon Edi Winara, kehadiran polisi tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan harapan, bahkan kepada mereka yang sedang menjalani proses hukum.
“Semoga kebersamaan ini membawa kebaikan dan menjadi doa agar kita semua diberi kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.