Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, memperkuat dukungan upaya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terus melakukan pemberantasan judi daring demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Yah tentunya kita mendukung upaya Komdigi yang terus berantas judi daring," ujar Wali Kota Medan RIco Tri Putra Waas pada kegiatan Gas Poll Tolak Judol di Medan, Rabu.
Rico mengatakan persoalan judi daring merupakan permasalahan yang harus menjadi perhatian bersama bagi pemangku kebijakan terkait dalam pemberantasan aktivitas terlarang tersebut.
Ia mengatakan upaya yang dilakukan Komdigi termasuk dengan memblokir situs judi daring perlu dukungan seluruh elemen masyarakat termasuk pemerintah daerah.
"Namun upaya tersebut tidak sampai di situ aja tentunya, perlu peran dari seluruh elemen masyarakat termasuk pemerintah daerah hingga tingkat paling bawah," kata dia.
Oleh karena itu, Rico menegaskan pemerintah kota setempat akan memasifkan berbagai upaya yang melibatkan seluruh jajarannya hingga tingkat paling bawah.
Ia menginstruksikan seluruh jajarannya termasuk kecamatan hingga kepala lingkungan untuk gencar mengedukasi masyarakat terhadap bahaya judi daring.
"Tapi yang paling penting adalah peran dari masyarakat itu sendiri. Laporan bilamana menemukan praktek judi daring di wilayah masing-masing," sebut dia.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak masyarakat di Kota Medan, Sumatera Utara, untuk melawan judi daring dari lingkungan keluarga.
"Hari ini kami datang kepada masyarakat untuk mengajak orang tua ikut serta menjaga keluarga dari judi online melalui pendekatan rumah tangga," ujar Meutya.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.