Medan (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengingatkan jamaah calon haji asal Sumatera Utara agar memegang teguh aturan Kerajaan Arab Saudi saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

"Kemarin ada kejadian nyata dari jamaah daerah lain. Beliau merekam video seorang wanita Arab, durasinya cuma 15 detik. Tapi, akibatnya sangat fatal," ucap Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus usai melepas 360 calon haji Kloter 15 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Sabtu.

Ia mengatakan calon haji asal daerah lain di Indonesia tersebut kemudian ditangkap pihak berwenang di Arab Saudi.

Selanjutnya, calon haji tersebut dikenakan denda hingga ratusan Riyal Arab Saudi, sedangkan pihak otoritas Arab Saudi langsung memulangkannya ke tanah air.

"Didenda mencapai 500 Riyal Arab Saudi. Calon haji itu, akhirnya dideportasi pulang ke tanah air. Beliau belum sempat menyelesaikan ibadah haji," katanya.

Dia mengatakan kedisiplinan dan kepatuhan aturan hukum di Arab Saudi wajib dijalankan  di tengah perbedaan adat istiadat dan peraturan yang ketat.

"Poin utama ditekankan larangan keras mengambil gambar atau merekam video sembarangan di tempat umum. Jaga nama baik Indonesia di Tanah Suci," kata dia.

Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo mengatakan 562 calon haji berasal dari daerah itu diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini.

"Jadi, 360 jamaah Kloter 15 Embarkasi Medan ini merupakan kloter terakhir. Sebelumnya 208 calon haji tergabung dalam beberapa kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci," katanya.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus meminta penambahan kuota haji karena lamanya daftar tunggu mencapai 16.855 orang atau rata-rata 26 tahun, termasuk terus melakukan pendekatan atau upaya persuasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Haji dan Umrah RI.

"Seluruh masyarakat Deli Serdang, kita minta bersabar. Mudah-mudahan kesempatan berhaji terbuka lebar, dan kuota akan bertambah," ucap dia.

Pihaknya juga mengharapkan jamaah calon haji asal Deli Serdang yang berangkat menunaikan ibadah haji dapat menjalankan rukun maupun wajib haji tanpa kendala di Tanah Suci.

"Kita sebagai pemerintah kabupaten mendoakan agar seluruh jamaah bisa menjalankan ibadah haji dengan sempurna. Sehat pergi, dan sehat pulang," demikian Lom Lom.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PPIH Medan: Calon haji pengang teguh aturan Kerajaan Arab Saudi

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026