Medan (ANTARA) - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Medan mengapresiasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menginginkan penyelenggaraan ibadah haji lebih teratur.
"Berbeda memang dari tahun kemarin. Sekarang kan langsung dikelola oleh pemerintah, dan sudah diarahkan kementerian," ucap Ketua KBIHU Amalia Khairani Daulay menjelang keberangkatan calon haji Kloter 16 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Sabtu (9/5).
Amalia menyebutkan, salah satu kemajuan yang terapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah tahun ini adalah pembagian Kartu Nusuk dilakukan di setiap embarkasi.
Kartu Nusuk ini merupakan identitas digital dari Pemerintah Arab Saudi langsung diaktifkan ketika calon haji di embarkasi, sedangkan tahun sebelumnya dibagikan saat jamaah tiba di Tanah Suci.
Untuk masalah pembayaran dam atau denda tahun sebelumnya ditangani oleh masing-masing KBIHU, namun tahun ini langsung dibayarkan atau dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Pihaknya menyatakan, hal itu merupakan suatu kewajaran. "Insya Allah untuk lebih teratur saja," cetus Amalia yang juga turut didampingi sang suami tercinta menunaikan rukun Islam ke lima di Tanah Suci.
Dalam kesempatan ini, Amalia juga menyampaikan, KBIHU An Nur Al Mabrur tahun ini membawa jumlah jamaah calon haji sebanyak 246 orang tergabung di Kloter 16 Embarkasi Medan.
"Alhamdulillah, KBIHU kita mendapat kepercayaan. Tahun lalu ada 204 jamaah, tahun ini meningkat menjadi 246 jemaah," tuturnya.
Amalia juga menjelaskan, para calon haji tahun ini didominasi dari Kota Medan, dan beberapa jamaah mutasi dari Batam di Kepulauan Riau, Pekanbaru di Riau, dan beberapa kabupaten/kota di Sumut.
"KBIHU kita di bawah naungan Ustaz Maratua Simanjuntak yang juga Ketua MUI Sumut. Pembina kita juga Ustad Maratua Simanjuntak, dimana putranya juga ikut menunaikan ibadah haji di Kloter 16 ini," jelasnya.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.