Medan (ANTARA) - Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Edo Adika Teddy, meraih juara pertama pada ajang Motoprix 2026 kelas sport fairing 150 cc bersama Imipas Racing Team dalam perlombaan yang digelar pada Minggu (3/5).
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa insan pemasyarakatan tidak hanya berprestasi dalam pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan dan dedikasi di bidang olahraga otomotif pada tingkat kompetisi resmi.
Ajang Motoprix 2026 yang diikuti para pembalap dari berbagai daerah itu berlangsung kompetitif. Edo Adika Teddy tampil konsisten sejak sesi kualifikasi hingga balapan final, hingga akhirnya berhasil finis di posisi pertama pada kelas sport fairing 150 cc.
Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menyebutnya sebagai kebanggaan bagi institusi.
“Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus berprestasi, menjaga integritas, serta mengharumkan nama pemasyarakatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Medan, Senin (4/5).
Ia menilai prestasi tersebut menunjukkan bahwa pegawai pemasyarakatan mampu berprestasi, disiplin, serta membawa nama baik institusi di tingkat kompetisi olahraga nasional.
Menurut dia, keikutsertaan Edo bersama Imipas Racing Team juga menjadi representasi positif institusi pemasyarakatan yang adaptif, produktif, serta mendukung pengembangan bakat dan minat pegawai secara profesional.
Prestasi tersebut sejalan dengan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, yang mendorong insan pemasyarakatan untuk memberikan kontribusi nyata tidak hanya dalam pelayanan publik, tetapi juga melalui prestasi yang membawa citra positif bagi organisasi.
"Lapas Kelas I Medan terus mendorong seluruh pegawai untuk mengembangkan kompetensi, menjaga semangat sportivitas, serta menumbuhkan budaya kerja yang sehat, profesional, dan berintegritas demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin maju dan dipercaya masyarakat," jelasnya.
Pewarta: Aris Rinaldi NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.