Tanjungbalai (ANTARA) - Dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei setiap tahunnya, Polres Tanjungbalai bersana Forkopimda menunjukkan komitmen menjaga harmoni dan sinergitas antara aparat, pemerintah dan elemen pekerja untuk mewujudkan kesejahteran.
Sinergitas antara aparat, pemerintah dan kalangan buruh/pekerja tersebut berlangsung dalam acara temu ramah dan dialog interaktif bersama pengurus dan anggota organisasi buruh yang dilaksanakan di pendopo rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai, Jum'at.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, Wali Kota Mahyaruddin Salim, Ketua DPRD Tengku Eswin, mewakili Dandim 0208/AS dan mewakili Danlanal TBA, serta elemen buruh seperti SPTI, F.TIA SBSI, F.TNP SBSI, F.SP RTMM, dan SPTI-KSPSI.
Dengan mengusung tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri Dan Kesejahteraan Pekerja", temu ramah dan dialog interaktif menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan kalangan buruh/pekerja.
Dalam kesempatan itu, Kapolres AKBP Welman Feri menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) adalah pondasi utama agar roda ekonomi dan kesejahteraan buruh bisa berjalan beriringan.
"Kami (Forkopimda) hadir untuk memastikan bahwa aspirasi saudara-saudara buruh tersampaikan dengan cara yang sejuk dan komunikatif. Sinergitas ini penting agar Kota Tanjungbalai tetap kondusif bagi investasi yang nantinya bermuara pada kesejahteraan buruh dan pekerja," kata Welman.
Salam sambutannya,,Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memberikan apresiasi tinggi kepada para buruh sebagai pahlawan ekonomi daerah. Ia juga memberikan instruksi kepada jajarannya (OPD terkait) untuk memastikan seluruh perusahaan swasta memberikan upah yang layak sesuai UMK dan jaminan kesehatan.
"Pemerintah bertanggung jawab untuk menyejahterakan buruh atau pekerja. Kami mendorong dan menekankan agar pelaku industri memberikan upah yang layak kepada kalangan buruh atau pekerja sesuai ketentuan berlaku," kata Mahyaruddin Salim.
Sementara itu, perwakilan Serikat Buruh, Haposan Manurung, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pemerintah dan kepolisian. Haposan menegaskan bahwa buruh tidak datang untuk membuat keributan, melainkan membawa semangat perubahan dan keadilan.
Pantauan dilokasi acara, kegiatan belangsung dengan suasana penuh kekeluargaan. Selain menyerahkan
sertifikat penghargaan, secara simbolis unsur Forkopimda juga memberikan tali asih kepada ratusan buruh seperti SPTI, F.TIA SBSI, F.TNP SBSI, F.SP RTMM, dan SPTI-KSPSI.
Pewarta: Yan AswikaEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.