Medan (ANTARA) - Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPD Amphuri) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal harus merambah pasar jemaah calon haji daerah.

"Kita berharap semua pasar digiatkan, itu lebih eksis ke jemaah calon haji. Jadi istilahnya itu, door to door," ucap Sekretaris DPD Amphuri Sumut Alya Rahmayani Siregar di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Ahad (26/4).

Sebab, lanjut dia, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI secara aktif mendorong pelaku UMKM merambah pasar jemaah calon haji, baik di dalam negeri maupun di Tanah Suci.

Kemenhaj RI resmi melepas ekspor ready to eat (RTE) atau makanan siap saji berupa bumbu untuk kebutuhan jemaah calon haji 2026 sebagai upaya mendorong UMKM menembus pasar global.

Program ini juga sekaligus memperluas akses produk dalam negeri ke rantai pasok pasar internasional, khususnya penyelenggaraan ibadah haji maupun umrah.

"Jadi, kita orang UMKM harus rajin lah. Paling tidak, tidak datangi personal, datangi KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) nya, perkenalkan. Karena apapun kegiatannya, semuanya itu dibutuhkan jemaah di Tanah Suci," ungkap Umi Alya sapaan akrabnya.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menyatakan, 5.922 calon haji asal Sumatera Utara akan diberangkatkan musim haji tahun ini ke Tanah Suci pada 22 April hingga 11 Mei 2026.

"Yang rasanya di sana, itu berbeda. Kita kepingin masakan Indonesia, kan punya UMKM bisa dibawa. Jadi lebih diperkenalkan ke KBIH langsung, seperti di Medan ini," kata Umi Alya yang juga menjabat Bendahara Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (FK KBIHU) Sumatera Utara.

Regional Area Manager Artlyn Kreasi Mandiri of North Sumatera Mega Daulay mengapresiasi atas masukan dan dukungan dari Sekretaris Amphuri Sumut Umi Alya bagi pelaku UMKM Sumatera Utara.

Menurutnya, bahwa pengusaha lokal di Tanah Air juga turut andil dan berperan penting dalam gerak laju roda ekosistem ekonomi haji dan umrah.

"Kehadiran kami di sini ingin mengucap terima kasih kepada Umi Alya selaku owner Multazam Wisata Agung, karena telah menggunakan produk lokal industri dalam negeri," kata Mega yang mengeluti industri di bidang produsen koper, tas, perlengkapan haji dan umrah.

Pihaknya juga mendoakan jamaah calon haji asal Sumatera Utara dapat menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci berjalan lancar, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat wal afiat.

Data PPIH Embarkasi Medan menyebutkan, 358 calon haji Kloter 5 Embarkasi Medan berangkat ke Tanah Suci dengan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 3105 lewat Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Senin (27/4) pukul 00.05 WIB.

"Rombongan Multazam Wisata Agung di Kloter 5 Embarkasi Medan sebanyak 346 calon haji terdiri atas 216 orang dari Kota Medan, dan 130 orang dari Kabupaten Tapanuli Selatan dari total 358 orang calon haji asal Sumatera Utara," ungkap Mega.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026