Medan (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan simulasi sistem pengamanan (sispam) Kota Medan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
"Simulasi itu menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perkotaan yang dinamis seperti Medan," ujar Kepala Polda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto di Medan, Jumat.
Whisnu mengatakan, melalui latihan tersebut, kesiapan personel dalam situasi kontinjensi semakin baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai tahapan penanganan situasi kontinjensi secara komprehensif, mulai dari tahap awal pengamanan.
Selanjutnya, diperlihatkan juga peningkatan eskalasi massa dari kondisi hijau, kuning, hingga merah, serta penanganan kerusuhan, penjarahan, penyanderaan, dan penjinakan bahan peledak.
"Latihan itu bukan sekadar formalitas. Saya melihat bagaimana kesiapan itu dibangun dari proses latihan yang konsisten, dan hari ini ditampilkan dengan sangat baik," ucapnya.
Kapolda mengapresiasi keseriusan seluruh personel yang dinilai mampu menjalankan setiap skenario dengan disiplin serta koordinasi yang baik antarsatuan.
"Pelaksanaan sispam kota merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," tuturnya.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan, simulasi itu merupakan puncak dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan secara bertahap, termasuk "tactical floor game" dan latihan berbasis skenario.
Seluruh tahapan dalam simulasi dirancang mendekati kondisi nyata di lapangan sehingga setiap personel memahami peran dan prosedur yang harus dijalankan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan keyakinannya bahwa kesiapan aparat melalui sispam kota mampu menjaga kondisi kota tetap aman dan kondusif.
"Kami melihat langsung keseriusan latihan itu. Pemerintah Kota Medan optimistis Polri mampu menjaga keamanan, baik dari gangguan kriminalitas hingga situasi darurat," ujarnya.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026