Pematang Siantar (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar menggelar pagelaran seni budaya multi etnis memeriahkan Hari Jadi ke 155 tahun 2026, Kamis (16/4).
Seni budaya yang diadakan di pelataran Monumen Raja Sang Naualuh Damanik, Jalan Sang Naualuh Kelurahan Pahlawan Kecamatan Siantar Timur dihadiri Wali Kota Wesly Silalahi.
Pada pagelaran ini ditampilkan budaya etnis Simalungun, Batak Toba, Karo, Pakpak, Mandailing, Minang, Nias, Jawa, Melayu, Tionghoa, bahkan India.
Pagelaran seni budaya multi etnis sebagai upaya nyata untuk melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa, khususnya yang tumbuh dan berkembang di Kota Pematangsiantar.
Wesly Silalahi memberikan apresiasi dan berpesan para pelaku seni untuk terus berkarya melestarikan serta membudayakan budaya leluhur.
Dia juga berharap kegiatan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi demi mewujudkan Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Kepala Bidang Pendidikan Non Forma dan Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Fakhrudin Sagala mengatakan, kegiatan dilaksanakan guna menjaga seni budaya dan kearifan lokal agar tidak punah tergerus perkembangan jaman.
Selain tujuan menanamkan projek penguatan profil pelajar Pancasila, mempererat persaudaraan antar etnis, dan sebagai upaya mewujudkan visi misi wali kota.
Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Umum Tumpuan Damanik Boru Panogolan Siantar Simalungun, Muhammad Fikri Fanani Damanik, Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik, dan Tim Ahli Cagar Budaya Kota Pematangsiantar.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026