Medan, Sumatera Utara (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Sumatera Utara (Sumut) memetakan lokasi rawan kasus kejahatan di sejumlah kecamatan yang ada di Kota Medan dan sekitarnya.
"Di hadapan Bapak Wali Kota Medan, kami memetakan lokasi serta kasus yang paling prioritas di Kota Medan," ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak saat "Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Kejahatan Jalanan, Praktik Perjudian, Premanisme dan Narkoba" di Kota Medan, Sumut, Senin.
Jean mengatakan Kecamatan Medan Baru menjadi wilayah tertinggi terjadinya kasus tindakan pencurian dan kekerasan serta Kecamatan Medan Area menjadi wilayah tertinggi dengan kasus pencurian dan pemberatan.
Meski tidak menjelaskan secara rinci, Jean dalam kesempatan itu mengatakan empat kasus tersebut menjadi prioritas kepolisian setempat dalam pengungkapannya.
Dalam kesempatan itu, Jean juga melaporkan bahwa Polrestabes Medan mengungkap sebanyak 119 kasus selama periode Operasi Ketupat 2026.
Dari jumlah tersebut, kata dia, kasus narkoba merupakan tertinggi yang berhasil diungkap, yakni 58 kasus dengan 81 tersangka. Kemudian, kasus judi sebanyak 35 kasus dengan 60 tersangka.
Selanjutnya, kejahatan jalanan sebanyak 23 kasus dengan 36 tersangka dan kasus premanisme sebanyak tiga kasus dengan tiga tersangka.
"Ada 119 kasus yang berhasil diungkap dengan 184 tersangka selama Operasi Ketupat kemarin," ujarnya.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026