Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Bupati Mandailing Natal ke kantor Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia di Jakarta, yang diterima langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.

Pertemuan itu membahas sinergi dalam mendukung rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten Mandailing Natal dengan Kabupaten Padang Lawas (Madina - Palas), sekaligus pengembangan ekonomi alternatif di Kecamatan Panyabungan Timur.

Bupati Mandailing Natal menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tersebut memiliki nilai strategis dalam membuka akses wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, kawasan Panyabungan Timur masih menghadapi tantangan sosial, termasuk adanya aktivitas penanaman ganja.

Pembangunan jalan Madina - Palas sangat penting untuk membuka konektivitas dan mendorong ekonomi. Namun diperlukan pendekatan komprehensif, termasuk dukungan BNN, untuk mengatasi persoalan sosial di wilayah tersebut,” ujar Bupati.

Sebagai solusi berkelanjutan, pemerintah daerah merancang pengembangan komoditas unggulan lokal sebagai alternatif ekonomi masyarakat, seperti tembakau, kopi, dan aren yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi serta prospek pasar yang menjanjikan.

Kepala BNN RI menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan kesiapan mendukung program pengembangan ekonomi alternatif yang bertujuan mengalihkan masyarakat dari tanaman terlarang ke komoditas legal dan produktif.

“BNN memiliki program ekonomi alternatif yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah. Kami siap mendukung pengembangan komoditas seperti kopi dan tembakau sebagai pengganti tanaman ganja,” ujar Suyudi.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, BNN RI mendorong penyusunan kerja sama formal dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sebagai dasar pelaksanaan program di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Kepala BNN Kabupaten Mandailing Natal, Sekretaris Daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, serta Kepala Dinas Pendidikan.

Melalui sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal optimistis pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi alternatif dapat berjalan terpadu, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.



Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026