Simalungun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun secara resmi menggelar peringatan Hari Jadi Ke 193 Daerah Simalungun dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Simalungun, Sabtu (11/4).

Acara dengan tema "Penguatan Jati Diri Budaya Menuju Simalungun Maju dan Berdaya Saing" ini menjadi bukti nyata upaya pelestarian sejarah dan budaya sekaligus ajakan untuk melangkah maju menuju masa depan yang lebih gemilang.

Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih memaparkan makna mendalam di balik penetapan tanggal 11 April sebagai Hari Jadi Simalungun. 

Penetapan tanggal 11 April diambil dari pembuatan Laklak Simalungun tertua yang ditemui di Talang Tua Palembang.

Sementara angka tahun 1833 diambil sebagai dasar perhitungan usia daerah, karena merupakan tahun terbentuknya Perserikatan Raja Maropat. 

Bupati juga memaparkan rangkaian kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur. 

Salah satu agenda utama adalah ziarah ke makam para Raja Marpitu yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kecamatan Raya, Panei, Tanah Jawa, Purba, Silimakuta, Dolok Silou, hingga ke Makam Raja Sang Nauwaluh Damanik di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Puncak perayaan Hari Jadi dijadwalkan pada tanggal 18 April 2026 dengan mengadakan panggung hiburan. 

Rangkaian kegiatan ini sebagian refleksi mendalam atas akar sejarah dan identitas budaya daerah Simalungun sekaligus menyusuri berbagai situs sejarah yang menjadi penanda kejayaan daerah pada masa lalu. 

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Simalungun, Sugiarto, didampingi para Wakil Ketua yakni Samrin Girsang, Bonauli Rajaguguk dan Juara Sipayung serta dihadiri oleh seluruh anggota legislatif. 

Hadir dalam rapat tersebut jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora dan para pejabat Tinggi Pratama, serta para pejabat administrasi dan pengawas lingkup Pemkab Simalungun.

Tampak juga hadir tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ahli waris Raja Marpitu, perwakilan organisasi kemasyarakatan dan pemuda. 



Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026