Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 214.602 pelanggan menggunakan layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 mulai 11 hingga 1 April 2026.

Plt. Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Rabu, mengatakan mobilitas masyarakat ini terdistribusi pada berbagai layanan unggulan, mulai dari KA Putri Deli, KA Siantar Ekspres, KA Sribilah Utama, hingga KA Sribilah Fakultatif dan KA Datuk Belambangan.

Kehadiran rangkaian kereta ini terbukti menjadi jembatan krusial yang menghubungkan antarkota di Sumatera Utara sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat pada masa libur panjang.

Ia menyebutkan tingginya kepercayaan masyarakat menunjukkan posisi strategis kereta api sebagai tulang punggung transportasi publik yang andal.

“Kereta api tetap menjadi primadona karena menawarkan perjalanan yang terukur, nyaman, dan bebas dari kendala kemacetan. Hal ini krusial bagi produktivitas dan mobilitas masyarakat antarkota selama masa libur Lebaran,” katanya.

Efisiensi operasional menjadi sorotan utama dalam capaian tahun ini, di mana KAI Divre I Sumut mencatatkan realisasi ketepatan waktu (on time performance) keberangkatan mencapai 99,92 persen, sementara untuk tingkat kedatangan berada pada angka 99,70 persen.

Selain aspek efisiensi, KAI juga memperketat standar keselamatan guna memastikan perjalanan tanpa hambatan. Langkah strategis dilakukan melalui penebalan personel dengan menempatkan 145 petugas jaga lintasan (PJL) ekstra untuk mengawal 82 titik perlintasan sebidang.

Upaya ini membuahkan hasil signifikan dengan tercapainya nol insiden kecelakaan di perlintasan sebidang sepanjang masa angkutan.

“Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi solid petugas lapangan dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan di perlintasan. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang tidak hanya selamat, tetapi juga pendorong utama kelancaran arus barang dan orang di Sumatera Utara,” katanya.

 

 

 



Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026