Sergai (ANTARA) - Pasca libur hari raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  Serdang Bedagai (Sergai) kembali operasional, Selasa (31/3) SPPG menyajikan berbagai macam menu MBG.

SPPG Firdaus I menu pembuka pasca libur adalah daging rendang, sayur, tahu, nasi serta buah jeruk. Menu MBG ini disambut gembira penerima manfaat khususnya pelajar SMK Kesehatan Firdaus, Sei Rampah.

Bima Azri Wisuda kepala SPPG  Firdaus I kepada Antara mengatakan menu pembuka pasca libur Idul Fitri SPPG Firdaus I menyajikan daging rendang, sayur, nasi, tahu dan buah jeruk disalurkan untuk kepada penerima manfaat.

" Hari ini ada 2660 penerima manfaat mendapatkan MBG dari SPPG Firdaus I dan Alhamdulillah semua sudah tersalurkan" papar Bima Azri Wisuda.

Terpisah  Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai Nurhasanah Ritonga , Selasa (31/3) sore membenarkan bahwa pasca libur lebaran, kembali operasional melayani penerima manfaat mulai hari ini (Selasa).

Disampaikan Koordinator BGN Wilayah Sergai bahwa saat ini  dapur SPPG yang sudah operasional di  Sergai sebanyak 60 dapur salah satunya  termasuk SPPG Sei Rampah Jalan Lintas Medan -Tebing Tinggi yang masih diberhentikan sementara oleh BGN. 

" Terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, berdasarkan arahan terakhir dari pimpinan Badan Gizi Nasional, saat ini formula menu yang digunakan adalah menu basah (omprengan), sementara menu kering untuk sementara ditiadakan", terang Nurhasanah Ritonga. 

Untuk pendistribusian lanjutnya, dilaksanakan setiap hari Senin sampai Sabtu, dan tidak dilakukan pada tanggal merah atau libur nasional.

Di Kabupaten Serdang Bedagai imbuh Koordinator BGN Wilayah  Sergai, pihaknya telah menjalankan pelaksanaan program sesuai dengan arahan tersebut. Namun demikian, hingga saat ini petunjuk teknis (juknis) terbaru secara resmi masih belum diterbitkan, sehingga pelakanaan di lapangan masih mengacu pada arahan terakhir yang disampaikan pimpinan BGN. 

"Apabila nantinya terdapat pembaruan juknis atau kebijakan lanjutan, tentu akan segera kami tindaklanjuti dan sesuaikan di daerah", pungkas Nurhasanah Ritonga.



Pewarta: Darmawan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026