Tanjung Balai (ANTARA) - Dinilai sukses dalam pelaksanaan Operasi Ketupat atau operasi pengamanan masa mudik Lebaran 2026 yang berlangsung selama 13 hari, yaitu mulai 13 hingga 25 Maret 2026, Polres Tanjungbalai "banjir" apresiasi dari elemen seperti Ormas, organisasi profesi hingga pemerintah daerah setempat.

Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyampaikan langsung apresiasi kepada seluruh jajaran Polres Tanjungbalai lewat sebuah vidio yang diunggah melalui akun sosial media (facebook) resmi Pemkot Tanjungbalai, pada Minggu (29/3/2026).

"Saya Walikota Tanjungbalai menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolres Kota Tanjungbalai, AKBP Welman Ferry serta seluruh jajaran atas pelaksanaan Operasi Ketupat Toba dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, 1447 Hijriah," kata Mahyaruddin mengapresiasi.

Lewat vidio tersebut, Wali Kota menyatakan bahwa melalui dedikasi kerja keras Polres dan sinergi yang baik dengan seluruh unsur terkait, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Tanjungbalai dapat terjaga dengan aman, tertib dan kondusif selama perayaan Idul Fitri. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian tanpa henti dalam pemberian rasa aman, nyaman bagi masyarakat khususnya dalam momen mudik dan perayaan hari kemenangan. Semoga sinergi yang telah terjalin selama ini, terus tetap kita jaga demi mewujudkan Tanjungbalai EMAS, Elok, Maju, Agamis, dan Sejahtera," kata Mahyaruddin Salim. 

Terpisah, Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman Feri mengatakan secara resmi Polri telah menutup pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 atau operasi pengamanan masa mudik Lebaran 2026.

“Berdasarkan TR bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, pada Rabu tanggal 25 kemarin pukul 24.00 WIB, Operasi Ketupat 2026 resmi ditutup," ujar Kapolres, Senin.

Ia menambahkan, usai berakhirnya Operasi Ketupat 2026, Polri akan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Dengan demikian, para personel masih berada di lapangan untuk mengantisipasi situasi harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat).

"Walau Operasi Ketupat 2026, khususnya Ketupat Toba di wilayah hukum Polda Sumatera Utara telah ditutup, kami jajaran Polres Tanjungbalai tetap melaksanakan KRYD, terutama mengantisipasi gangguan kamtibmas," ungkap AKBP Welman Feri.

"Banyaknya apresiasi dari berbagai pihak kepada kami dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 ini, itu membuktikan bahwa kinerja dan sinergitas Polres Tanjungbalai dengan semua pihak dinilai baik. Terimakasih atas tanggapan positifnya," kata Kapolres mengakhiri.



Pewarta: Yan Aswika
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026