Padangsidimpuan (ANTARA) - Ustaz H. Dr. Sufrin Efendi Lubis, Lc., MA menekankan pentingnya ilmu sebagai dasar dalam menjalankan ibadah, khususnya selama bulan Ramadhan.
Hal itu disampaikannya dalam ceramah pada hari ke-25 Ramadhan 1447 Hijriyah di Masjid Al-Ikhlas Samora, Kota Padangsidimpuan, Minggu.
Menurut dia, setiap amalan yang dilakukan seorang Muslim harus dilandasi pengetahuan agar bernilai di sisi Allah SWT.
“Ibadah di Ramadhan tidak cukup hanya dengan semangat. Semua harus didasari ilmu agar amal yang dilakukan benar dan diterima,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para ulama sejak dahulu menjadikan Ramadan sebagai momentum memperdalam Al-Qur’an dan berbagai ilmu agama.
Dalam ceramahnya, ia juga mengutip kisah Nabi Musa dalam Surah Thaha ayat 20 ketika tongkat yang dilempar berubah menjadi ular. Namun Allah memerintahkan Nabi Musa mengambilnya kembali karena akan dikembalikan ke bentuk semula.
Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan kekuasaan Allah sekaligus menjadi pelajaran agar manusia tetap percaya pada ketetapan-Nya.
Selain itu, ia mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga kepentingan umum dalam beribadah, seperti mematikan atau menonaktifkan nada dering telepon genggam saat salat berjamaah agar tidak mengganggu kekhusyukan.
Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran ke masjid memiliki keutamaan besar. Dalam hadis disebutkan malaikat akan mendoakan orang yang datang ke masjid hingga ia meninggalkan tempat tersebut.
Karena itu, ia mengajak umat Islam memanfaatkan sisa Ramadhan dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak zikir, serta memperdalam pemahaman agama.
“Ibadah yang dilakukan dengan ilmu dan keikhlasan akan bernilai lebih besar di sisi Allah,” katanya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026