Pematang Siantar (ANTARA) - Seorang petani binaan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Pertanian Kota Pematangsiantar panen cabai merah di lahan seluas dua rante, Rabu (11/3).
Wali Kota Wesly Silalahi dan istri, Liswati bersama Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang, Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian, Legianto Pardamean Manurung turut memanen cabai merah tersebut.
Lahan cabai merah berada di perladangan komplek Perumahan Bukit Ono Lala, Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara.
Junaedi menerangkan, tahun lalu cabai menjadi salah satu komoditi penyumbang inflasi terbesar di Kota Pematangsiantar.
Karena itu, dilaksanakan kontrak tani dengan petani cabai dengan harapan ketergantungan terhadap cabai merah dari daerah di luar Kota Pematangsiantar, bisa berkurang.
Legianto menambahkan, tanaman cabai mulai disemai, hanya menunggu sekitar empat bulan untuk panen perdana. Kemudian, bisa panen terus dalam setahun, bahkan hingga 14 bulan.
Dari lahan dua rante ini, bisa panen cabai merah 50 kilogram setiap minggu. Dan di minggu berikutnya, hasil panen bisa makin banyak.
Turut hadir, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Johannes Sihombing, Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.