Tapanuli Utara (ANTARA) - Yayasan Jaringan Tapanuli Peduli Bonapasogit menghadirkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muara Mandiri di Desa Silalitoruan, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, untuk mengakomodir penerapan program makan bergizi gratis di wilayah itu. 

Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat didampingi Ketua TP PKK Neny Angelina JTP Hutabarat tampak hadir dan meresmikan operasional dapur MBG tersebut.

"Yayasan ini adalah milik masyarakat. Dan yang penting adalah berkontribusi untuk menyukseskan program MBG Pak Presiden," ujar Bupati Jonius di sela peresmian dapur SPPG Muara Mandiri, Rabu (4/3).

Disebutkan, dampak MBG itu ada tiga, yakni mengatasi stunting dengan pemenuhan gizi untuk anak-anak, mewujudkan ekonomi kerakyatan di daerah di mana ada perputaran uang untuk pembelian bahan makanan dari masyarakat lokal senilai Rp1 miliar di wilayah Taput, serta pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

‎Jonius juga menegaskan bahwa program MBG berfokus pada pemenuhan kandungan gizi anak sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas 2045. 

‎Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Tapanuli Utara Syahmenan Lubis mengungkapkan, kehadiran dapur SPPG Muara Mandiri merupakan dapur ke-30 yang beroperasi di wilayah Taput.

Dikatakan, jumlah 30 dapur yang telah beroperasi menyisakan sebanyak tujuh dapur untuk memenuhi target 37 dapur SPPG di Tapanuli Utara yang akan melayani program MBG bagi 120 ribu anak penerima manfaat.

‎Terkhusus untuk wilayah Muara, dapur SPPG Muara Mandiri bersama unit dapur lainnya akan dioperasikan untuk menjangkau kebutuhan MBG bagi sejumlah 4.000 orang penerima manfaat.



Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026