Sergai (ANTARA) - Perlintasan kereta api Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai) kembali makan korban. Seorang PNS di Dinas Pendidikan kritis akibat tertabrak kereta api Sri Bilah, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 16:50 WIB.

Informasi dihimpun Antara, korban adalah Riana Sihombing (58) merupakan korwil Dinas Pendidikan Sergai. Riana mengemudikan mobil Toyota Innova BK 1263 XAG dari jalan lintas hendak menuju Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan.

Setiba di Lokasi, Riana melintasi rel kereta api yang ada palang pintunya. Saat itu pula melaju kereta api Sri Bilah Utama U45 yang di masinisi M Septiadi Angriawan warga perumahan kereta api Kota Medan.

Palang pintu yang tidak tertutup, diduga rusak itu membuat mobil Riana tetap melaju, hingga bagian kiri mobil langsung ditabrak ular besi hingga menyeret mobil Riana sejauh 20 meter.

Kuatnya tabrakan itu membuat Riana mengalami luka parah dibagian dada, kondisinya kini tidak sadarkan diri di RS Sultan Sulaiman Sergai.

Kasat Lantas Polres Sergai AKP Fauzul Arasy mengatakan pihaknya yang tiba di lokasi telah mengamankan mobil korban yang ringsek di Pos Satlantas Sei Sejenggi, sedangkan korban masih belum sadarkan diri.

"Dari hasil olah TKP, palang pintu kereta api di lokasi sedang dalam keadaan rusak hingga tidak tertutup, dari peristiwa itu kerugian ditaksir Rp. 20 juta. Untuk kendaraan korban telah diamankan di Pos Lantas Sei Sejenggi" papar Kasat.



Pewarta: Darmawan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026