Medan (ANTARA) - PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat realisasi arus peti kemas sebesar 51.419 TEUs di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara pada Januari 2026.

"Realisasi arus peti kemas tersebut meningkat 5,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 48.555 TEUs," ujar Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal Rizki Affandi Nasution di Medan, Sabtu. 

Rizki mengatakan pertumbuhan kinerja Januari didorong adanya peningkatan aktivitas ekspor dan impor menjelang perayaan Tahun Baru Imlek serta persiapan memasuki Ramadhan pada Februari 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sejumlah komoditas konsumsi, bahan baku industri, serta barang kebutuhan ritel mengalami percepatan pengiriman, sehingga mendorong kenaikan throughput terminal. 

"Secara historis, periode pra-perayaan keagamaan memang menjadi momentum musiman yang memperkuat arus logistik, khususnya pada jalur perdagangan intra-Asia dan domestik," ucapnya.

Rizki mengatakan pertumbuhan hampir enam persen secara tahunan itu menegaskan aktivitas perdagangan melalui Belawan tetap bertumbuh. 

"Kami memfokuskan penguatan layanan reguler dan peningkatan keandalan operasional untuk memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi secara optimal,” tuturnya.

Menurutnya, perusahaan terus melakukan optimalisasi pengelolaan panggilan kapal reguler, peningkatan kesiapan peralatan, serta koordinasi intensif dengan pelayaran dan pemangku kepentingan logistik. 

"Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas waktu sandar, produktivitas bongkar muat, dan kelancaran arus barang di tengah peningkatan trafik," katanya.

Sebagai terminal peti kemas internasional di Belawan, BNCT berperan dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional, khususnya untuk distribusi barang ekspor dan impor dari kawasan industri Sumatera. 

Rizki mengatakan ke depan, manajemen BNCT akan terus memperkuat aspek reliability, perbaikan operasional, serta kolaborasi dengan seluruh mitra usaha guna menjaga daya saing terminal. 

Dengan fundamental permintaan yang tetap terjaga dan strategi operasional yang adaptif, perusahaan optimistis target kinerja tahun 2026 dapat dicapai sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan," ucapnya.
 



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026