Karo (ANTARA) - Kepala Cabang PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Kabanjahe, Daniel Silitonga, menyatakan pihaknya telah memberikan relaksasi kepada nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang terdampak bencana.
“Relaksasi bagi nasabah yang terdampak bencana sudah kami berikan sejak awal terjadinya bencana," ujar Daniel kepada ANTARA Kamis malam (26/2/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan relaksasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlangsungan usaha ultra mikro, khususnya perempuan prasejahtera yang menjadi mayoritas nasabah Mekaar.
Menurut Daniel, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bernapas bagi para nasabah agar tetap bisa menjalankan usaha dan memulihkan kondisi ekonomi keluarga pascabencana.
Selain relaksasi, PT PNM Cabang Kabanjahe juga mencatat penyaluran dana pembiayaan yang signifikan sepanjang tahun 2025 yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sumut.
“ Ini menunjukkan komitmen kami dalam mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya sektor ultra mikro di wilayah kerja Kabanjahe dan sekitarnya,” ucapnya.
Daniel menyebut, pembiayaan tersebut tidak hanya difokuskan pada penyaluran modal usaha, tetapi juga disertai pendampingan dan pembinaan kepada nasabah agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan berkelanjutan.
Ia berharap, dengan dukungan pembiayaan dan kebijakan relaksasi yang telah diberikan, para pelaku usaha ultra mikro dapat semakin tangguh menghadapi tantangan, termasuk risiko bencana, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. (*)
Pewarta: Ade FriadiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026